New Normal Kapan?



Hari ini, 4 Juni 2020. Jalanan raya di Jakarta selatan sudah mulai ramai. Tak hanya saat jam pulang kantor dan berangkat kantor. Nampaknya sekarang sudah mengarah pada perilaku menuju normal baru (new normal) setelah sebelumnya banyak diantara kita melakukan aktivitas yang dominan di rumah. New normal berarti fase yang memiliki perbedaan dengan fase sebelumnya. New normal juga mengisyaratkan tatanan hidup baru yang bagi beberapa orang dirasa berbeda dari sebelumnya.

Sebenarnya, kapan new normal itu dimulai? ini adalah pertanyaan yang ada di benak banyak orang. Jika kita menelisik slide dengan judul Roadmap Pemulihan Ekonomi yang bersumber dari Kemenko Perekonomian dan sempat dipublikasikan di harian Kontan 1 Juni 2020, rasanya roadmap ini setidaknya akan menjawab pertanyaan tadi di awal mengenai kapan New normal ini kembali dan berlangsung di Indonesia. Oleh karenanya, mari kita telaah rincian setiap fase pada Roadmap Pemulihan Ekonomi dimaksud. Ini juga merupakan syarat perlu (necessary condition) dan protokol perilaku baru dan fasilitas kesehatan yang terus berlaku.

Fase-Fase dalam Roadmap Pemulihan Ekonomi

Fase #1 (1 Juni )
Pada fase ini, sektor industri dan jasa bisnis ke bisnis (B2B) dapat beroperasi dengan social distancing, persyaratak kesehatan, jaga jarak (termasuk memakai masker). Namun, untuk Toko, Pasar dan Mall pada fase ini belum boleh beroperasi, kecuali untuk toko penjual masker dan fasilitas kesehatan. Nah, untuk kegiatan lain sehari-hari outdoor dilarang berkumpul ramai. paling bisa berkumpul hanya dengan maksimal s.d 2 orang di dalam 1 ruangan. Selain itu, pada fase 1 ini belum diperbolehkan olahraga outdoor.

Fase #2 (8 Juni)
Toko, Pasar, dan Mall diperbolehkan (horee). Pembukaan toko-toko tanpa diskriminasi sektor namun protokol baru yang ketat, diantaranya:
1. Pengaturan pekerjaan;
2. Melayani konsumen; dan
3. Tidak diperbolehkan toko dalam keadaan ramai.
Namun, pada fase ini untuk usaha dengan kontak fisik (salon, spa, dll) belum boleh beroperasi.
Pada Fase ini pula, kehidupan lain-lain sehari-hari outdoor masih sama dengan fase #1 yaitu dilarang berkumpul ramai dan hanya bisa maksimal 2 orang dalam satu ruangan. Untuk olahraga outdoor, pada fase ini masih belum diperbolehkan.

Fase #3 (15 Juni)
Pembukaan Toko, Pasar, dan mall tanpa diskriminasi sektor diperbolehkan. Namun protokol baru ketak dilakukan seperti pada fase #2. Nah, yang beda dari fase sebelumnya, di fase ini ada evaluasi untuk pembukaan salon, spa dll dengan protokol kebersihan ketat.
Untuk bidang kebudayaan, pada fase #3 ini mulai dilakukan pembukaan museum, pertukan tanpa kontak fisik (tiket dijual online) dan tentu harus dibarengi jaga jarak.
Untuk bidang Pendidikan, pembukaan sekolah sudah dilakukan, namun dengan shift sesuai dengan jumlah kelas. Oiya, yang berbeda dengan fase #1 dan Fase #2, pada fase #3 ini untuk kegiatan lain sehari-hari olahraga outdoor diperbolehkan selama melakukan protokol kesehatan. Satu lagi nih buat yang udah ngebet nikah, infonya pada fase #3 ini juga, mulai dilakukan evaluasi untuk pembukaan tempat untuk pernikahan, ulang tahun, dan kegiatan sosial dengan jumlah 2 s.d 10 orang.

Fase #4 (6 Juli)
Direncanakan 6 Juli mendatang adalah fase ke #4. pada fase ini sebenernya masih sama dengan fase #3, namun ada tambahan evaluasi untuk:
1. Pembukaan secara bertahap untuk Restoran, Kafe, Bar, tempat gym dll dengan protokol kebersihan yang ketat.
2. Kegiatan outdoor lebih dari 10 orang ++
3. Travelling ke luar kota dengan pembatasan jumlah penerbangan.
4. Kegiatan ibadah (mesjid, gereja, pura, vihara, dll) dengan jumlah yang dibatasi
5. Kegiatan bersekala lebih dari yang disebutkan masih dibatasi.



Fase #5 ( 20 dan 27 Juli)
Pada fase ini, evaluasi untuk fase #4 dan pembukaan tempat-tempat atau kegiatan ekonomi lain dalam skala besar.

Akhir Juli/Awal Agustus diharapkan sudah membuka seluruh kegiatan ekonomi
Fase #5 Roadmap Pemulihan Perekonomian (Kementerian Perekonomian)

Namun tetap mempertahankan protokol dan standar kebersihan, kesehatan yang ketat. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi secara berkala sampai dengan vaksin bisa ditemukan dan disebarluaskan.

Nah, itu tadi Fase #1 s.d Fase #5 dalam Roadmap Pemulihan Perekonomian. Memang perlu semangat gotong royong bersama sama agar setiap fase ini dapat kita lewati. So, buat mendukung New Normal, ada juga nih #8 Tips dan Trik saat New Normal versi RahmatNugraha.NET

#8 TIPS DAN TRIK SAAT NEW NORMAL

  1. Tetap Lakukan phisical distancing terutama saat berada di tempat ramai dan area public.
  2. Bawa sabun cuci tangan cair berukuran cukup dan jangan lupa cuci tangan sehabis menyentuh sesuatu apapun itu. Jangan biasakan cuci tangan saat sudah terlihat kotor. Dan Hindari tangan menyentuk area muka, baik hidung, maupun indera lainnya.
  3. Siap sedia Hand sanitizer dan tisu, sehingga bisa digunakan jika diperlukan.
  4. Selalu gunakan masker ketika di tempat ramai, jangan hanya menggunakan masker ketika sakit.
  5. Membatasi aktivitas diluar rumah meski area publik telah dibuka
  6. Siap sedia alat ibadah pribadi untuk digunakan beribadah.
  7. Gunakan botol minum/alat makan sendiri.
  8. Selalu membersihkan diri setelah melakukan aktivitas di luar rumah.

Nah, jika sudah membaca fase-fase roadmap pemulihan ekonomi dan #8 Tips dan Trik Saat New Nomal, mudah-mudahan kita kita semua tetap semangat untuk siap sedia mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Stay Safe, Stay Healthy. dan artikelnya sudah sampai disini.

Terima kasih telah membaca artikel New Normal Kapan? di rahmatnugraha.NET sampai akhir team, semoga bermanfaat ya. Jangan lupa untuk subscribe blog ini, dan jika artikel ini dirasa bermanfaat buat orang sekitar team, sila untuk di share ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *