Makan. . . dan habiskan.

Seringkali lupa sarapan, seringkali lupa sama  Kamu, juga kamu. 

Perihal sarapan yang memang bagian dari makan, sarapan gue rasakan pentingnya tatkala gue dilanda sakit dan gagal medical check up ketika seleksi perusahaan multinasional beberapa tahun lalu.

Tentang makanan, gue orangnya bukan yang pilih pilih soal makanan yang tersedia. Malah justru gue orang yang gak tega kalo ada makanan tersisa.

Itulah sebabnya, masalah makan bukan hanya masalah mengisi perut, lebih dari itu kita harus bertanggung jawab atas makanan yang kita sisihkan ke piring. Karena sejatinya nasi, sayur, lauk, sambal, lalapan dan kerupuk adalah kolaborasi hasil petani untuk apresiasi dan tentunya kepada tuhan kita panjatkan syukur atas nikmatnya.

Selamat makan, dan jangan lupa habiskan jatahmu.

kang Rahmat

Start up - Entrepreneur. Moeslim, 27Yo. Indonesian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *