Kenali Pemasaran #PartI

Pemasaran

Bisa dibilang yang namanya pemasaran itu  berhubungan dengan pelangan atau orang indonesia lebih senang menyebutnya garda terdepan perusahaan dalam membuat sebuah kerangka sistem untuk mengenalkan produk/jasa yang menghubungkan antara pihak perusahaan dengan konsumen (Nugraha,2012). Definisi yang paling sederhana mengenai pemasaran yaitu proses mengelola hubungan pelanggan yang menguntungkan. Dua sasaran pemasaran adalah menarik pelanggan baru dengan menjanjikan keunggulan nilai serta menjaga kebutuhan pelanggan yang ada dengan memberikan kepuasan (kotler dan Amstrong, 2006). dalam konteks ini berarti pemasar mengerti betul apa-apa yang konsumen (target sasaran perusahaan) butuhkan dan inginkan, sehingga perusahaan berusaha untuk memenuhinya.

Tujuan Pemasaran

Tujuan pemasaran itu sendiri tidak lain adalah untuk menciptakan nilai bagi pelanggan dan menangkap kembali Nilai dari pelanggan.

Tahap Pemasaran

Tahap dari pemasaran pun terdiri dari:

Pertama, memahami kebutuhan pelanggan

Kedua, merancang strategi dan program pemasaran yang digerakkan pelanggan

Ketiga, membangun hubungan pelanggan,

Keempat, menangkap nilai untuk perusahaan.

Definisi Pemasaran

Definisi pemasaran menurut kontler dan amstrong (2006) adalah Proses dimana perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan dan membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan dengan tujuan untuk menangkap nilai dari pelanggan sebagai imbalannya. Sehingga akan menimbulkan sebuah hubungan dan interaksi yang selanjutnya terjadi sebuah tukar menukar barang (jual beli) antara pihak perusahaan dan konsumen.

Model Sederhana Pemasaran

Hakikatnya pemasaran memiliki model sederhana yaitu terdiri dari 2 garis besar yang didalamnya terdiri dari berbagai titik.

Garis Besar Pertama,

yaitu menciptakan nilai untuk pelanggan dan membangun hubungan pelanggan. Garis pertama dari pemasaran terdiri dari 4 titik.

Titik pertama, memahami pasar dan kebutuhan serta keinginan pelanggan.

Titik kedua, merangcang strategi pemasaran yang digerakkan oleh pelanggan

Titik ketiga, membangun program pemasaran terintegrasi yang memberikan nilai yang unggul.

Titik keempat, membangun hubungan yang menguntungkan dan menciptakan kepuasan pelanggan.

Garis Kedua,

menangkap kembali nilai dari pelanggan. Terdiri dari satu titik yaitu menangkap nilai dari pelanggan untuk menciptakan keuntungan dan ekuitas pelanggan.

kang Rahmat

<p>Start up – Entrepreneur. Moeslim, 28Yo. Indonesian.</p>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *